Tag

,


Saat petang kembali datang, kerlip di langit mulai menampakkan keanggunan, kurasa bayangmu telah disini. Menemaniku merangkai kata ini menjadi sebuah cerita tentang kita, cerita yang sama sekali tak akan kita mengerti. Alunan angin malam seakan menyampaikan semua resahmu sebagai inspirasiku dalam kisah ini, kisah yang teramat panjang untuk kita lalui.

Hingga detik ini tak hentinya aku berpikir dirimu, selalu rindu bayangmu, waktuku seakan berhenti untukmu. Apakah kau baik-baik saja ? Apakah kau sudah tak sedih lagi ? Apakah kau sedang tersenyum atau menangis ? Jawablah …Jawablah dengan senyummu, dengan tawamu yang ‘kan hilangkan segala keraguan ini. Setelah hari-hari berat yang telah kita lalui, masihkah kita akan bercanda kembali, akankah kau ucapkan lagi kata itu. Kata yang selalu kunantikan setiap saat, kata yang akan bangkitkan kenangan terindah bersamamu dalam setiap anganku. “Aku Sayang Kamu”.