Tag

, , ,


Seseorang menanam bungan mawar, ia merawatnya dengan baik setiap hari, dan sebelum mawar itu berkembang ia memeriksanya. Dia melihat kuncup yang akan segera mekar dan melihat duri. Ia berpikir “Bagaimana bisa setiap bunga yang indah berasal dari tanaman dibebani dengan begitu banyak duri tajam”. Ia sedih dengan pemikiran ini, dan ia lupa untuk menyirami mawar itu hingga layu dan mati.

Demikian juga dengan kebanyakan orang. Dalam setiap jiwa kita ada mawar, yang ditanam sejak kita lahir, duri-duri yang tumbuh adalah kesalahan-kesalahan kita sendiri. Banyak dari kita hanya melihat duri yang tumbuh dalam jiwa kita, membuat kita frustasi dan putus asa. Membuat kita berpikir tak ada hal baik pada diri kita. Kita lupa selain duri-duri ada kuncup yang siap mekar menjadi mawar yang indah dalam diri kita, kita lalai untuk menyiraminya, membuatnya layu dan mati. Kuncup itulah potensi dalam diri kita.

Beberapa orang tidak melihat ada mawar yang tumbuh di dalam diri mereka sendiri, dan orang lain harus menunjukkan pada mereka.