Tag

, , , , , , ,


Pribadi yang luar biasa akan selalu berdekatan dengan keajaiban-keajaiban. Ada sebuah hal yang sangat unik ketika kira melihat ada orang yang bekerja 7 hari seminggu.. siang dan malam, tetapi hidupnya tetap saja seperti itu. Tetapi di sisi lain ada orang-orang yang bisa bekerja secara biasa-biasa saja.. ia dapat meraih banyak kesuksesan dalam waktu yang cukup singkat, sekalipun dulu ia miskin. Hidupnya selalu dipenuhi dengan keajaiban dan keberuntungan, ia seolah selalu lekat dengan dua hal itu tadi..

Untuk selalu dekat dengan keajaiban-keajaiban tersebut.. minimal, ada tiga hal yang harus dipahami dalam hidup ini. Yaitu:

1. Melihat Semua Sebagai Anugerah

Yup.. mungkin semua tahu, yang dimaksudkan adalah ‘bersyukur atas semuanya’. ‘Semua’ di sini bukan sekedar rahmat Tuhan terhadap hidup kita sendiri.. tetapi benar-benar SEMUANYA.. Jika engkau belum bisa melihat bagaimana langit bisa berwarna biru, bagaimana air selalu mengalir ke tempat yang rendah, dan bagaimana burung bisa bernyanyi  sebagai sebuah keajaiban.. engkau belum bisa dianggap bersyukur.

Bumi ini indah, dan telah diciptakan sempurna sebagaimana adanya. Terdiri dari tatanan makrokosmos dan mikrokosmos yang sedemikian rumitnya.. di mana semuanya membentuk sebuah mata rantai yang berujung pada hubungan sebab dan akibat. Memang di sana ada kekerasan, kemunafikan, penipuan, atau apalah.. tapi ini hanya sebuah bagian dari roda yang terus berputar.. untuk mencapai pada sebuah keseimbangan.

Rubahlah cara pandangmu terhadap semesta dan lingkungan sekitar. Bukankah hanya orang-orang yang mengenal keajaiban itu sendiri yang bisa dekat keajaiban? bagaimana keajaiban itu bisa datang dalam hidup anda jika anda sama sekali tidak mengenal.. bahkan tidak bisa melihatnya?

2. Cintai dan Hargailah Hidup

Hargai hidup ini sebagai mukjijat. Bukan hanya sebagian dari hidup anda saja.. melainkan seluruh hidup anda. Termasuk setiap perlakuan tidak enak, setiap kebencian, setiap kesialan, setiap sakit, setiap kemarahan. Hidup bisa diartikan pula sebagai kenyataan yang kita hadapi setiap hari. ‘Menerima kenyataan’ hanyalah sebagian dari mencintai hidup.. dan itu masih belum cukup.. anda harus ‘mencintai kenyataan’ itu sendiri sebagai sebuah bagian dari rantai kehidupan seperti yang telah dibahas di atas.

Apa yang kita lakukan dan ucapkan, bahkan yang kita pikirkan dan rasakan.. akan selalu berpengaruh terhadap lingkungan sekitar.. setiap aura – entah positif maupun negatif yang terpancar dalam diri anda, akan terserap oleh alam.. membentuk sebuah lingkaran besar hubungan timbal balik alam semesta – yang pada akhirnya akan berbalik pada diri anda sendiri. Beberapa orang menyebutnya sebagai karma, sebagian lagi ada yang menyebutnya sebagai hukum tabur-tuai.

Kadangpula lingkaran ini mengalami berbagai penguatan di sana sini, sehingga akibat yang ditimbulkannya juga bisa berlipat ganda.. taburkan kebaikan.. maka anda akan menerima kebaikan pula, lengkap dengan ketulusan dan senyuman.. dan taburkan angin, maka anda akan menuai badai.

3. Berterima Kasih

Berterima kasih berbeda dengan bersyukur. Bersyukur adalah rasa terdalam di hati.. bahkan di alam bawah sadar anda. Tetapi ‘berterima kasih’ adalah aplikasi dari rasa bersyukur itu sendiri. Berterima kasih adalah sebuah tindakan nyata yang harus anda lakukan sebagai tanda bahwa anda sedang bersyukur..

Mencintai sesama dengan tulus hanya salah satunya. Menghargai keluarga, memberi waktu yang cukup bagi mereka, dan bisa memberi apa yang mereka butuhkan adalah salah satu cara.. Jika mungkin, cobalah terlibat dalam kegiatan-kegiatan sosial.. bukan sekedar hanya agar terlihat, sebaliknya, sembunyikan itu.. biar alam saja yang tahu anda sedang berbuat itu..

Jika apa yang anda lakukan hanya sebatas ingin terlihat.. maka rantai balasan syukur sudah anda dapatkan.. dan sebagai akibatnya, alam akan urung membagi rantai balasan pada anda. Berikan tanpa harapkan apapun.. biarkan semuanya itu larut dalam air kehidupan, yang nanti pada waktunya akan mengalami banyak penguatan.. dan suatu saat alam akan membalasnya.. lengkap dengan bunga-bunganya.

 

sumber : http://www.ceritainspirasi.net